Alamat Toko - Jl. Raya Jati Asih No.51 Rt.4 Rw.004 Jati Asih. Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Buka Setiap Hari : pk 08.00 - 17.00 WIB (Waktu Shalat Tutup Sementara). Tanggal Merah Tetap Buka (Kecuali Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha).

Ruh Seorang Mukmin Tergantung pada Utangnya Hingga Dilunasi

KategoriBuku Peringatan, Pustaka At Taqwa
Stok Ready
KodePAT
Di lihat213 kali
Harga Rp 25.000
Beli Sekarang
0813-2759-7125 sms 0813-2759-7125 0813-2759-7125 syanayyaherbal@gmail.com

Detail Produk Ruh Seorang Mukmin Tergantung pada Utangnya Hingga Dilunasi

Ruh seorang mukmin tergantung hutangnya hingga hutangnya di lunasi,mungkin sebagian diantara kita menganggap hutang sebagai suatu urusan sepele,tapi anggapan tersebut sepenuhnya salah,saking seriusnya masalah hutang ini Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam menolak untuk menyolatkan jenazah orang yang meninggal dan masih meninggalkan hutang

Sebenarnya,Utang piutang adalah muamalah yang dibenarkan syariat Islam. Muamalah ini wajib dilaksanakan sesuai syariat Islam, tidak boleh ada tipu menipu, tidak boleh ada riba, tidak boleh ada kebohongan dan kedustaan, dan wajib diperhatikan bahwa utang wajib dibayar. Utang-piutang banyak dilakukan kaum mus-limin, tetapi kebanyakan dari mereka melaku-kannya tidak sesuai dengan syariat, dan hal ini wajib diluruskan. Terutama bagi para penuntut ilmu dan para da’i harus memperhatikan masalah utang piutang.

Yang wajib diingat oleh setiap muslim dan muslimah bahwa utang wajib dibayar dan kalau tidak dibayar akan dituntut sampai hari Kiamat.

berikut beberapa kerugian jika seseorang meninggal tapi masih memiliki hutang :

1.kebaikannya akan dijadikan ganti untuk melunasi hutangnya

“barang siapa yang mati masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham ,maka hutang tersebut akan di lunasi dengan kebaikannya(di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham” (HR.Ibnu Majah no.2414.syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih)

2.urusan orang yang berhutang masih menggantung

Dari Abu hurairah ,Nabi shollallahu ‘alayi wa sallam bersabda: “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya ”

( HR.Tirmidzi no.1078)

3. Dosa hutang tidak akan terampuni walaupun mati syahid

“semua dosa  orang yang mati syahid akan di ampuni kecuali hutang”

(HR.Muslim no.1886)

Buku ini sebagai nasehat sesama muslim dan sebagai nasihat bagi orang yang masih meremeh-kan atau menganggap enteng masalah utang-piutang. Peringatan akan bermanfaat bagi orang-orang beriman.

 

Isi buku:

1. Etika Hutang Piutang
2. Haramnya pinjaman berbunga / riba
3. Kiat-kiat agar tidak dililit hutang.

 

Perhatikanlah wahai yang sedang berhutang, sesungguhnya hutang wajib dibayar, dan jika tidak dibayar akan dituntut sampai hari kiamat kelak.

Pengiriman

Rekening Bank

Hadi Putra 5725122702
Joko Rohadi 1030004548018
Joko Rohadi 0335564161
Hadi Putra 211301001717530

Hubungi Kami

0813-2759-7125
0813-2759-7125
0813-2759-7125
syanayyaherbal@gmail.com